Problem utama Anis Merah dan penanganannya

Anis Merah (AM) adalah burung klasik bersuara merdu dengan gaya telernya yang khas yang tidak dimiliki burung lain. Keunikan itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk memelihara burung ini.

Tapi dalam memelihara Anis Merah (AM) tidak semudah memelihara burung lain, banyak permasalahan yang sering dikeluhkan oleh para penggemar si raja teler ini.

Masalah utama Anis merah (AM):

Ngecir

• Anis merah (AM) jantan dewasa yang ngecir menandakan bahwa burung dalam kondisi tidak fit.

• Anis merah (AM) betina dewasa ngecir menandakan burung sedang birahi.

Solusinya:

• Agar Anis merah (AM) selalu dalam kondisi fit, pastikan burung kecukupan asupan nutrisi, vitamin, mineral, dan bebas parasit, baik parasit di luar tubuh maupun di dalam tubuh.

• Rutin dijemur untuk menghilangkan parasit dan agar kecukupan vitamin D.

Mabung lama

Pada saat Anis merah (AM) dalam masa mabung/ngurak, burung memerlukan energi yang tinggi untuk menyelesaikan proses mabungnya. Penambahan pakan pada masa mabung/ngurak yang hanya berupa karbohidrat hanya akan membuat Anis merah betpotensi mrngalami obesitas, tetapi bulu tidak juga tumbuh karena bukan karbohidrat yang diperlukan untuk pembentukan bulu-bulu baru. Untuk masa pertumbuhan bulu diperlukan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.

Solusinya:

• Penuhi semua nutrisi yang dibutuhkan Anis merah (AM) pada saat mabung dan cukup istirahat.

Rawan rontok bulu

Penyebabnya antara lain:
• Makanan mengandung lemak atau kalori yang  terlalu tinggi sehingga menaikkan suhu tubuhnya dan membuka pori-pori kulit sehingga bulu-bulunya mudah terlepas.

• Bulu belum kuat/masih baru tapi sudah sering diadu/ditrek.

• Selama masa mabung tidak mendapat asupan nutrisi yang baik, terutama mineral.

Solusinya:

• Jangan berikan ulat hongkong (UH) pada Anis merah (AM) yang baru selesai mabung.

• Jangan ditrek dulu sebelum bulu-bulunya kuat, tunggu sampai 2 bulan setelah selesai mabung.

Galak/over birahi (OB)

Solusinya:

• Berikan Ekstra fooding (EF) cacing atau ulat bumbung.

• Berikan buah pepaya setiap hari sampai kondisi Anis merah (AM) tersebut normal kembali.

• Mandikan Anis merah (AM) 2x sehari.

Nyekukruk/tidak aktif

Biasanya disebabkan karena cacingan.

Solusinya:

• Berikan obat cacing khusus untuk burung.

Manja

Sering turun ke dasar kandang dan mengejar ketika kita dekati atau ada orang mendekati kandangnya.

Solusinya:

• Jangan dibiasakan memberi pakan (jangkrik) langsung dari tangan, dan jangan suka menggodanya.

Tidak mau teler

Biasanya disebabkan karena Anis merah (AM) masih terlalu muda, atau kurang birahi sehingga masih juga galak naik turun tangkringan. Dan faktor utamanya adalah karena kondisinya tidak fit.

Solusinya:

• Di cas, atau dipertemukan dengan Anis merah (AM) lainnya, pastikan burung benar-benar  dalam kondisi fit.

Macet bunyi

Banyak faktor yang dapat menyebabkan Anis merah (AM) macet bunyi, hal itu dikarenakan Anis merah (AM) adalah burung yang sensitif dan mudah stres terhadap perubahan lingkungan atau kebiasaannya.

Perubahan yang dapat menyebabkan Anis merah (AM) macet bunyi antara lain:

• Perjalanan jauh.

• Pindah tempat atau lingkungan baru.

• Ganti kandang, tangkringan, dan peletakan posisi tempat pakan dan minum yang di ubah-ubah.

• Perubahan pola perawatan harian seperti mandi, jemur dan setelan Ekstra fooding (EF) yang tidak sesuai dengan kebiasaannya.

• Ganti merk voer secara langsung tanpa proses adaptasi terhadap voer yang baru terlebih dulu.

Terapi Anis merah (AM) macet bunyi:

• Isolasi, tempatkan Anis merah (AM) ditempat yang tenang.

• Terapi dengan suara gemercik air.

• Terapi hujan.

Demikian sedikit informasi tentang masalah utama Anis merah (AM) dan penanganannya. Untuk informasi lain seputar Anis merah (AM), dapat dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih